Semar Gareng Rocket
Dawet Ayu Banjarnegara
Kembali ke Artikel

Perbedaan Mendasar Dawet Ayu Banjarnegara vs Cendol Biasa

02 Jun 2026 Administrator Edukasi & Budaya
Perbedaan Mendasar Dawet Ayu Banjarnegara vs Cendol Biasa
Bagi sebagian orang, Dawet Ayu Banjarnegara dan Cendol mungkin terlihat sama karena keduanya sama-sama berbentuk butiran hijau lembut yang disajikan bersama santan dan sirup gula merah. Namun, jika ditelaah lebih dalam, terdapat beberapa perbedaan mendasar yang membedakan Dawet Ayu khas Banjarnegara dengan cendol biasa yang biasa ditemui di daerah lain.

Perbedaan pertama terletak pada bahan baku utama pembuatan butiran hijaunya. Cendol pada umumnya menggunakan tepung hunkwe (tepung kacang hijau) atau tepung sagu tani yang menghasilkan tekstur cenderung kenyal dan membal saat dikunyah. Sementara itu, Dawet Ayu Banjarnegara dibuat dengan menggunakan tepung beras berkualitas tinggi yang dicampur dengan sedikit tepung sagu/arena. Racikan ini menghasilkan tekstur dawet yang jauh lebih lembut, halus, dan langsung lumer di mulut saat diminum.

Perbedaan kedua adalah pada pewarna hijau yang digunakan. Dawet Ayu Banjarnegara asli sangat memprioritaskan bahan alami, yaitu menggunakan perasan kombinasi daun suji dan daun pandan wangi. Selain memberikan warna hijau muda yang khas dan alami, perasan ini juga memberikan aroma harum yang segar. Di sisi lain, beberapa jenis cendol komersial kerap menggunakan pewarna makanan buatan atau pasta pandan instan yang aromanya kurang alami.

Perbedaan ketiga dan yang paling krusial adalah juruh atau sirup gula merahnya. Dawet Ayu Banjarnegara menggunakan sirup gula kelapa atau gula aren murni pilihan tanpa campuran pemanis buatan, yang direbus bersama potongan nangka atau buah durian untuk memberikan aroma harum yang legit dan menggoda. Rasa manis Dawet Ayu terasa pas di tenggorokan tanpa meninggalkan rasa serak. Jadi, pastikan Anda mencicipi Dawet Ayu Banjarnegara asli untuk merasakan harmoni rasa tradisional yang sesungguhnya!